SISTEM
KOORDINAT
Makalah ini disusun untuk
memenuhi tugas mata kuliah
“Matematika 3”

Disusun Oleh:
Eko Ardiyanti 210613150
Dosen Pengampu:
Kurnia Hidayanti M.Pd
JURUSAN TARBIAH
PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN GURU MI
SEKOLAH
TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
(STAIN) PONOROGO
2015
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Dalam kehidupan sehari- hari kita sering berhubungan dengan system koordinat, akan tetapi kita jarang menyadarinya, bahkan sama sekali tidak sadar kalau selalu besinggunganan dengan system koordiat. Jika kita ingin berkunjung ke rumah sesorang, maka kita harus terlebih dahulu mengetahui dimana letak rumah seseorang yang akan kita kunjungi, itu akan lebih mempermudah bahkan mempercepat kita sampai ke rumah yang akan kita tuju. Maka dari sinilah system koorditan sangatlah penting untukpembelajara matematika di MI/SD. Sistem Koordinat mulai diajarkan kepada adik- adik SD/MI bawasannya agar seorang anak lebih tau bagai mana cara membuat denah atau tata letak suatu benda. Bahkan system koordinat juga bias mengajarkan bagai mana membaca denah bahkan cara membuat denah. Anak SD/MI diajarkan materi ini agar mereka faham betapa pentingnya materi system koordinat di dalam kehidupannya nanti.
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana iplementasi masalan meenentukan kedudukan suatu
benda?
2. Bagaimana cara menentukan koordinat letak suatu benda?
3. Bagaimana cara menentukan letak titik pada sistem
koordinat Cartesius?
4. Bagaimana cara menggambar
bangun datar pada bidang?
5. Bagaimana penerapan system
koordinat pada kehidupan sehari- hari?
C. Tujuan
1. Untuk mengetahui implementasi kedudukan suatu benda
2. Untuk mengetahui cara menentukan koordinat letak suatu
benda
3. Untuk mengetahui cara menentukan letak titik pada sistem
koordinat Cartesius
4. Untuk mengetahui cara
menggambar bangun datar pada suatu bidang
5. Untuk mengetahui penerapan system koordinat dalam
kehidupan sehari- hari
BAB II
PEMBAHASAN
A. Denah Letak Benda
Amatilah
denah dibawah ini
Pada denah diatas
terdapat beberapa kenampakan alam dan tempat aktivitas manusia. Pada denah
diatas ada beberapa kenampakan alam yang muncul misalnya, sungai, kolam ikan,
perkebunan kelapa, dan persawahan. Banyak alternative jalan jika kita ingin
menuju ke tempat kenampakan alam pada denah diatas. Suai terletak di sebelah
utar pasar tradisional, sebelah barat kolam ikan, dan sebelah selatan
persawahan. Jika ingin ke perkebunan kelapa yaiyu terletak di sebelah utara
komplek perumahan, sebelah timir puskesmas dan kolam ikan, dan sebelah selatan
sekolah. Jika inin kepersawahan tepatnya di selatan kantor kelurahan, barat
puskesmas dan sebelah utara sungai, dan jika ingin kekolam ikan terletak di
sebelah timuur sungai, sebelah utara pasar tradisional, selatan puskesmas dan
sebelah barat perkebunan kelapa.
Demikianlah cara membaca suatu letak benda
atau denah. Sangatlah mudah membaca suatu letak benda atau denah jikalu kita
atau adnak SD/MI sudah mengetahui arah mata angin yang ada pada denah. Jika bagian
kanan gambar adalah arah timur dan bagian kiri gembara adalah arah
barat.sangatlah mudah jika sudah memahami arah mata angin dengan baik dan
benar.
Pada gambar diatas adalah ada beberapa benda
yang terleta pada suatu petak bangun datar. Pada baris tertulis huruf A, B,
sampai G. sedangkan pada lajur tertera angka 1smpai 7. Hal ini memudahkan para
pembaca memahami letak benda pada denah.
Pohon
kelapa terletak pada lajur1, baris ke E, atau (1,E)
Komputer terletak pada lajur 1, baris G, atau (1,G)
Becak
terletak pada lajur 2, baris A, Atau (2,A)
Penghapus
terletak pada lajur 2, baris F, atau (2,F)
Telefon terletak pada lajur 3, baris B, atau (3,B)
Meja terletak pada lajur 3, Baris D, atau (3,D)
Rumah Sakit terletak pada lajur 4, baris C, atau (4,C)
Motor terletak padalajur 4, baris F, atau (4,F)
Mobil terletak pada lajur 5, baris E, atau,(5,E)
Helm terletak pada lajur ke 6, baris ke F, atau (6,F)
Kalkulator
terletak pada lajur 7, baris ke A, atau (7,A)
Rumah terletak di lajur 7, baris F, atau (7,F)
C.
Menentukan Letak Titik
pada Sistem Koordinat Cartesius
Empat Bagian Bidang Koordinat Cartesius
Garis tegak lurus pada
bidang Cartesius membagi bidang menjadi 4 bagian yang dinamakan kuadran, yaitu
kuadran 1 sampai kuadran 4. Pada again kuadran 1 Nilai X dan Y positif, kuadran
2 X negative dan Y positif, kuadran 3 nilai X negative dan nilai Y negative dan
kuadran 4 nilai X positif dan nilai Y
negative.
Matematika mempunyai cara praktis untuk menentukan letak suatu benda. Dengan cara menggunakan sistem koordinat Cartesius. Pada Sistem Koordinat Cartesius terdapat dua garis berpotongan tegak lurus. Garis yang mendatar disebut dengan sumbu X, sedangakan garis tegak disebut sumbu Y. titik potong ke dua sumbu disebut titik asal.
Koordinat adalah bilangan yang dipakai untuk menunjukan
lokasi suatu titik di garis permukaan aatau ruang. Sedangkan sumbu koordinat
adalah garis lurus yang didalamnya tertulis bilangan- bilangan.garis mendatar/
horizontal atau Sumbu Absis X adalah sumbu X. Garis tegak/ Vertikal atau sumbu
Ordinat Y adalah sumbu Y. Titik pusat Koordinat Cartesius ditunjukkan oleh
titik O (0,0).
|
PENTING!!!!!!
Pada sumbu X: Dikanan titik asal ditempatkan
bilangan- bilangan positif dan dikiri titik asal ditempatkan bilangan- bilangan
negative.
Pada sumbu Y: Diatas titik asal
ditempatkan bilangan- bilangan positif dan dibawah titik asal ditempatkan
bilangan- bilangan negatif.
Setiap titik koordinat Cartesius dinyatakan dengan pasangan berurutan x dan y, dimana x merupakan koordinat sumbu X (disebut Absis) dan y merupakan koordinat sumbu Y (disebut Ordinat). Penulisan koordinat ditulis dalam tanda kurung. Koordinat X selalu ditulis terlebih dahulu diikuti dengan koordinat Y. Jadi, pada bidang koordinat Cartesius dapat dituliskan sebagai berikut (x,y).
Contoh Bidang Koordinat Cartesius
Setiap titik koordinat Cartesius dinyatakan dengan pasangan berurutan x dan y, dimana x merupakan koordinat sumbu X (disebut Absis) dan y merupakan koordinat sumbu Y (disebut Ordinat). Penulisan koordinat ditulis dalam tanda kurung. Koordinat X selalu ditulis terlebih dahulu diikuti dengan koordinat Y. Jadi, pada bidang koordinat Cartesius dapat dituliskan sebagai berikut (x,y).
Contoh Bidang Koordinat Cartesius
Dengan memakai bidang koordinat, letak suatu benda atau titik akan ditentukan oleh pasangan koordinatnya. Misalnya pada gambar diatas eterangannya adalah:
Titik A terletak pada (-6,5)
Titik B terletak pada (6,6)
Titik C terletak pada (-5,-6)
Titik D terletak pada (3,-4)
Suatu bidang datar dapat digambar
pada bidang koordinat apabila setiap koordinat titik sudutnya diketahui. Cara
menggambar bangun datar pada suatu bidang koordinat sangatlah mudah, karena
tidak jauh berbeda dengan menentukan letak titik pada bidang koordinat.
Contohnya sebagai berikut:
Tentukan letak titik
A(6,3), B(6,9), C(2,5), dan D(2,1)
Pada bidang koordinat
nanti hubungakan titik- titik itu lalu amati bangun apakah yang terbentuk dalam
bidang koordinat?
Jawab:
a. Letakkan titik- titik A,B,C, dan D pada bidang koordinat
b. Kemudian hubungkan titik A ke B, titik B ke C, titik C ke
D, dan titik D ke A
c.
Dan bangun datar yang
terbentuk adalah bangun trapesium samakaki
y
|
|||||||||||
11
|
|||||||||||
10
|
|||||||||||
9
|
·
B
|
||||||||||
8
|
|||||||||||
7
|
|||||||||||
6
|
·
C
|
||||||||||
5
|
|||||||||||
4
|
|||||||||||
3
|
|||||||||||
2
|
|||||||||||
1
|
·
D
|
||||||||||
-3
|
-2
|
-1
|
0
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
7
|
X
|
-1
|
|||||||||||
-2
|
|||||||||||
-3
|
·
A
|
||||||||||
-4
|
|||||||||||
E. Penerapan
System Koordinat pada Kehidupan Sehari- hari
Dalam kehidupan sehari- hari
bidang koordinat cartesius sangatlah mutlak dibutuhkan. Salah satunya adalah
dalam hal perkapalan atau penerbangan. Seorang nahkoda dapat mengetahui jalur
yang dilewati kapal di laut itu bisa dilihat pada layar moniir yang sudah
dilengkapi alat yang canggih seperti radar sebagai alat pendeteksi, kompas
petunjuk arah radar radio daan masih banyak lainnya. Oleh karena itu seorang
nahkoda harus memahami cara membaca denah atau menentukan letak suaatu tempat
pada bidang koordinat Cartesius.
Pada
pelajaran ilmu social sering kita jumpai peta suatu daerah atau provinsi
atau bahkan peta Negara. Pada peta telah
diberikan letak suatu kota, gunung,dtaran tinggi, dataran rendah, lapangan
terbang, semuanya mempunyai symbol dan warna yang sudah dicantumkan di sebuah
peta. Untuk mempermudah pembacaan peta, peta sering dilengkapi dengan garis
bantu yang mendatar dan tegak yang sering disebut dengan garis lintang dan gars
bujur. Dasar pembuatan garis tersebut merupakan dasar dari bidang koordinat.
BAB III
Kesimpulan
1. Menentukan letak suatu benda dapat dilakukan dengan
memperhatikan denah suatu benda atau lokasi. Misalnya denah suatu desa yang
mempunyai beberapa kenampakan alam, dengan adanya denah desa maka kita akan
lebih mudah memahami di mana saja letak kenampakan alam yang ada di desa
tersebut.
2. Koordinat X selalu ditulis terlebih
dahulu diikuti dengan koordinat Y. Jadi, pada bidang koordinat Cartesius dapat
dituliskan sebagai berikut (x,y).Pada sumbu X: Dikanan titik asal ditempatkan bilangan- bilangan positif
dan dikiri titik asal ditempatkan bilangan- bilangan negative.Pada sumbu Y:
Diatas titik asal ditempatkan bilangan- bilangan positif dan dibawah titik asal
ditempatkan bilangan- bilangan negatif.
3. Garis tegak lurus pada bidang Cartesius membagi bidang menjadi 4 bagian yang dinamakan kuadran, yaitu kuadran 1 sampai kuadran 4. Pada again kuadran 1 Nilai X dan Y positif, kuadran 2 X negative dan Y positif, kuadran 3 nilai X negative dan nilai Y negative dan kuadran 4 nilai X positif dan nilai Y negative.
4. Suatu bidang datar dapat digambar pada bidang koordinat apabila setiap koordinat titik sudutnya diketahui.
5. Pada Sistem Koordinat Cartesius terdapat dua garis berpotongan tegak lurus. Garis yang mendatar disebut dengan sumbu X, sedangakan garis tegak disebut sumbu Y. titik potong ke dua sumbu disebut titik asal.
3. Garis tegak lurus pada bidang Cartesius membagi bidang menjadi 4 bagian yang dinamakan kuadran, yaitu kuadran 1 sampai kuadran 4. Pada again kuadran 1 Nilai X dan Y positif, kuadran 2 X negative dan Y positif, kuadran 3 nilai X negative dan nilai Y negative dan kuadran 4 nilai X positif dan nilai Y negative.
4. Suatu bidang datar dapat digambar pada bidang koordinat apabila setiap koordinat titik sudutnya diketahui.
5. Pada Sistem Koordinat Cartesius terdapat dua garis berpotongan tegak lurus. Garis yang mendatar disebut dengan sumbu X, sedangakan garis tegak disebut sumbu Y. titik potong ke dua sumbu disebut titik asal.
DAFTAR PUSTAKA
Sumanto,dkk.
Gemar Matemtika 6. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.2008
Buchori,dkk.
Gemar Belajar Matematika 6. Jakarta: CV. Aneka Ilmu.2006
Buku lapis Matematika 3




.jpg)